Cogito Ergo Sum

Apakah anda kekanak-kanakan?

Ditulis dalam Self Improvement oleh hardyhuang pada Januari 3, 2010

Saya akhir-akhir ini banyak melakukan introspeksi diri khususnya dalam hal kekanak-kanakan (childish). Setelah banyak bertukar pikiran dengan teman saya dan mendengar masukan dari tante saya, saya mendefinisikan kekanak-kanakan sebagai berikut:

1. Suka menyalahkan orang lain setelah berada dalam kepanikan atau ketika sesuatu yang salah terjadi

Dulu ketika SMA saya juga suka melakukan hal tersebut. Kadang-kadang kalau saya terdesak (panik) mengerjakan tugas saya, saya bisa mencari kambing hitam dalam segala hal. Saya bisa menyalahkan teman saya, guru saya, waktu dan semuanya. Pokoknya ada yang harus salah deh!

Setelah beberapa saat, saya mulai menyadari bahwa hal tersebut tidak menyelesaikan masalah. Saya sadar bahwa sebenarnya siapapun yang salah, tidak ada gunanya mempermasalahkan itu ketika masalah utamanya belum selesai (tapi bukan berarti saya akan anggap lalu kesalahan mereka kalau memang mereka terbukti bersalah). Saya lebih suka menyelesaikan dulu masalah itu sampai tuntas.

2. Mudah menyerah ketika situasi tidak mendukung

Mereka yang kekanak-kanakan terus hidup di dalam comfort zone mereka sendiri. Hidup mereka selama ini dipermudah oleh orang tua mereka sehingga apabila ada sedikit kesulitan saja, hati mereka ciut dan mereka angkat tangan tanpa ada perlawanan berarti. Jika kita mau meninggalkan masa kekanak-kanakan kita, kita harus menyadari terlebih dahulu bahwa semua hal itu butuh perjuangan, dan jangan bergantung pada pertolongan orang tua atau orang lain lagi.

3. Tidak mau bertanggung jawab

Mungkin ini yang paling menjadi dilema di kalangan remaja sekarang. Saya sebagai seorang dosen sering melihat mahasiswa-mahasiswa yang sehari-harinya dipenuhi oleh apa yang dia sukai saja. Dia tidak ingin bekerja, juga tidak ingin belajar. Mereka berpikir kalau seandainya mereka gagal di kampus sekalipun, masih ada pekerjaan orang tuanya yang bisa mereka lakukan. Alternative thinking seperti ini lah yang membuat mereka sering melupakan apa yang seharusnya menjadi tanggung jawab mereka.

4.Egosentrik

Banyak orang hidup dengan pandangan seakan-akan dunia berputar hanya untuk dia saja. Mereka kerap kali melakukan sesuatu tanpa memperhatikan perasaan orang lain. Menurutku orang tipe seperti ini adalah orang yang paling kekanak-kanakan.

5. Hidup hanya untuk hari ini

Banyak orang yang kekanak-kanakan hidup hanya untuk hari ini saja. Mereka merokok, mereka berjudi, mereka berfoya-foya seakan-akan besok tidak ada lagi. Padahal sesungguhnya, hari esok itu ada, begitu juga dengan hari pada 50 tahun yang akan datang. Dibutuhkan persiapan yang matang di hari ini agar kelak tidak menyesal.

Satu Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. SimsoN berkata, pada Januari 5, 2010 pada 10:44 pm

    Cool bro, masukan yang positif banget tuk resolusi 2010, hihi..

    Thx euy di :)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.