Oleh: hardyhuang | November 13, 2008

Kaizen

Kaizen merupakan bahasa Jepang yang artinya perbaikan berkesinambungan. Kaizen terdiri dari dua buah huruf yaitu ‘kai’ yang berarti berubah dan ‘zen’ yang berarti baik. Gabungan dua huruf tersebut memberi makna perubahan yang menuju ke sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya. Kata kaizen pertama saya dapat dari buku Toyota Way, buku yang bagus, karya Jeffrey K. Liker.

Perbaikan berkesinambungan, dua kata yang membuat saya berpikir keras mengenai apakah saya sendiri selama ini sudah melakukan perbaikan atau hanya jalan di tempat saja. Dalam perusahaan Toyota, menurut Jeffrey, orang Jepang mencoba memperbaiki peforma mereka setiap hari walaupun itu hanyalah penambahan efisiensi beberapa detik saja. Berapa detik yang telah saya buang dalam masa muda saya? Hati agak gundah ketika saya bertanya diri saya sendiri pertanyaan tersebut. Tapi inti dari kaizen bukanlah berapa yang telah kita sia-siakan tetapi berapa yang bisa kita perbaiki pada hari esok.

Memulai hari esok dengan skipping 20x mungkin dianggap sepele oleh banyak orang. Tapi itu sebenarnya adalah perbaikan kesehatan yang paling bagus untuk jantung kita. Sedikit memang tapi bermanfaat kedepannya. Menaruh barang di tempatnya setiap kali selesai menggunakan merupakan perbaikan effisiensi dan rasa tanggung jawab yang ada pada diri kita. Kaizen tidak berarti harus perombakan total dalam hidup. Sedikit-sedikit juga jadi asal konsisten. Itulah inti kaizen.

Saya ada perkenalkan kata kaizen pada teman-teman sekantor saya. Rata-rata memberi anggukkan positif pada saat mendengarnya. Saya bahagia mereka bisa menerimanya secara positif, tapi akan lebih bahagia lagi kalau itu diterapkan, yang mana saya percaya mereka bisa, dalam kehidupan sehari-hari mereka. Saya juga akan berusaha untuk menerapkan inti kaizen ini untuk hari-hari esok.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori