Akhirnya sekarang baru bisa kembali melanjutkan aktifitas bloggingnya setelah beberapa hari yang lalu terjadi musibah yang sangat “mengenaskan” terhadap OS saya “Windows XP SP2 yang tercinta“. Tiada angin, tiada hujan, tiba-tiba OS saya berhenti bekerja dan ketika saya restart PC saya menolak untuk boot OS “Windows XP SP 2 yang tercinta“.
Dengan susah payah dan bantuan software recovery saya berhasil menyelamatkan data-data penting di PC saya. Tak tahan dikhianati oleh “Windows XP SP2 yang tercinta“, saya memutuskan untuk berlabuh di pelabuhan yang baru. Kali ini saya coba-coba bermain dengan Windows Vista Ultimate dan Linux Fedora Core 7 dengan cara dual boot. Kebetulan saya punya 2 harddisk, SATA dan IDE. Yang SATA 250 GB saya alokasikan Vista semua sedangkan yang IDE 40 GB saya alokasi kan Fedora.
Vista berjalan mulus dengan satu masalah saja yaitu tombol shutdown seperti di gambar di bawah ini.

Entah kenapa setiap kali saya tekan itu Vista saya malah heng tanpa sebab. Akhirnya saya harus klik tanda panah di samping kanan dan memilih shut down secara manual.
Di Fedora 7 ceritanya lebih menyedihkan lagi, cursor mouse saya tidak kelihatan sama sekali di sana. Tapi mousenya tetap berjalan seperti biasa, karena icon-icon yang diklik bereaksi. Cuma saja saya harus menebak-nebak di mana letak mouse tersebut. Wah emangnya semua pengguna Linux harus mempunyai sertifikat peramal?
Cari-cari solusi di om Google akhirnya dapat solusinya walaupun tidak 100% sukses. Untuk memperbaikinya lumayan sederhana :
- Masuk terminal, edit file /boot/grub/grub.conf. Saya gunakan nano untuk hal ini. Cukup ketikkan :
nano /boot/grub/grub.conf
Sebelum mengedit, sebelumnya kita harus jadi root dulu dengan mengetikkan su
- Buang semua huruf rhgb yang ada di sana.
- Restart Fedora, dan masalah selesai.
Kenapa saya katakan tidak 100% sukses? Karena ketika saya log out lalu log in lagi,cursornya menghilang lagi. Bukan hanya itu saja masalah saya. Saya masih harus berusaha agar Linux bisa memount Harddisk SATA yang berisi file-file data Windows saya. Kemudian atur resolusi layar (entah kenapa resolusi layar tidak bisa sampai 1024×768 @ 60 Hz, cuma sampai 800×600 saja). Itu cuma permulaan dari pertualangan saya di Linux.
Hardy Huang
Mengenai tombol paling kiri di vista itu, kalo di laptop saya ditekan, maka laptop-nya akan ’sleep’ (dan layarnya menjadi gelap), untuk mengatifkan kembali, saya tekan tombol ‘power’ di laptop saya..
Oleh: Eon Strife on Agustus 27, 2007
at 6:25 am
Oh kalau di vista di PC saya. Saya tekan langsung tampilannya freeze tapi tidak ’sleep’ dan tak ada cara untuk ‘membangunkannya’ kecuali dengan tekan reset he he he…
Oleh: hardyhuang on Agustus 27, 2007
at 9:01 pm
Gak ada jodoh, kale
Oleh: Eon Strife on Agustus 28, 2007
at 5:44 am
Bagaimaan kalau belajar OS Windows Server 2003 R2 ? ini ada tutorialnya dalam bentuk video yang dapat di URL ini:
http://www.pecollege.net/VideoTutorialWindows2003R2/tabid/71/Default.aspx
Tutorial lainnya seperti pemrograman .NET, ASP.NET, Database, SAP ABAP dan sebagainya bisa dicek dsini:
http://www.pecollege.net/Multimedia/tabid/55/Default.aspx
Semoga bermanfaat
Oleh: PE College Technical Support on September 20, 2007
at 7:09 am
ko saya lancar2 aja ya
Oleh: Fajar on September 21, 2007
at 9:14 pm
Yang masalah vista itu ternyata adalah masalah monitor saya. Setelah ganti monitor baru, penyakit nya sudah hilang.
Oleh: hardyhuang on Oktober 7, 2007
at 10:57 am
Hehe.. sama. Dulu juga gitu, kok nggak mati beberan ya… eh ternyata cuma sleep aja.
Boleh tukeran link ga mas? Kalo boleh email saya ya.
Oleh: bagustenan on Februari 6, 2008
at 9:37 am