Oleh: hardyhuang | Mei 27, 2007

Pengenalan Multi-Agent System

Komputer pada dasarnya tidak begitu bagus dalam mengetahui apa yang harus dilakukan, oleh karena itu setiap aksi dari komputer harus lah diantisipasi, direncanakan dan diprogram terlebih dahulu oleh programmernya. Jika sebuah aplikasi komputer menghadapi sebuah permasalahan yang tidak diantisipasi oleh programmernya maka hasilnya tidak bisa diprediksi dan sangatlah kacau seperti misalnya system crash.

 

Pada umumnya kita sudah puas akan aplikasi komputer yang telah kita miliki seperti misalnya aplikasi pengolah kata, aplikasi pemrosesan gaji akan tetapi seiring perkembangan zaman, kita memerlukan sebuah sistem yang bisa menentukan langkah selanjutnya secara independen yang bisa memuaskan sang programmer sesuai dengan tujuan sistem itu sendiri. Sistem tersebut dinamakan agent. Sebuah agent yang pandai mampu bekerja di lingkungan terbuka dengan berbagai kemungkinan dan tidak bisa diprediksi disebut Artificial Agent.

 


Gbr. Contoh interaksi agent dengan lingkungan

 

Sebuah agent mampu menerima masukan dari lingkungan di sekitarnya dan memberikan keluaran sesuai dengan masukan tersebut secara otomatis seperti yang telah ada di gambar di atas. Agent tidak selamanya beroperasi sendirian tapi kadang-kadang bisa melibatkan agent-agent lain. Interaksi-interaksi antar agent kadang-kadang sangatlah kompleks untuk ditangani secara individual sehingga kadang-kadang penanganan agent bisa dilakukan secara kolektif.

Dalam interaksi antar agent dibutuhkan sebuah protokol yang menangani interaksi tersebut. Protokol merupakan sekumpulan aturan-aturan atau standar-standar yang menangani komunikasi, interaksi atau perpindahan data antara dua buah sistem komputasi yang berbeda.

Contoh protokol komunikasi dua agent yang ialah:

  • Menawarkan sebuah aksi yang harus dijalankan
  • Menerima tawaran aksi tersebut
  • Menolak tawaran aksi tersebut

Berdasarkan contoh sederhana dari protokol yang ada di atas, maka interaksi antara agent A dan agent B bisa berupa:

  • Agent A menawarkan sebuah aksi yang harus dijalankan oleh Agent B
  • Agent B mengevaluasi tawaran dari Agent A
  • Agent B menerima tawaran tersebut

Atau

  • Agent B menolak tawaran tersebut

Pemrograman yang melibatkan beberapa agent merupakan bagian dari komputasi terdistribusi. Komputasi terdistribusi memiliki keuntungan sebagai berikut yaitu:

  • Komputasi bisa dilakukan secara bersamaan di dua tempat yang berbeda
  • Bisa menggunakan berbagai komponen yang berbeda
  • Dapat menangani konten yang jauh lebih besar daripada komputasi tersentralisasi
  • Memiliki cakupan yang luas

Komunikasi antar agent berlangsung guna mencapai target dari sistem dimana mereka berada. Target tersebut tidak harus diberitahukan kepada agent secara eksplisit

Hardy Huang


Tanggapan

  1. Nice posted boy.

    Numpang:
    SENGWIE wrote: “Kenapa nga ini saja yang elu kasih ke MNews luh? Cari-cari bahan group signature gw. Nanti gw ini dianggap bikin susah orang yang mau kuliah di Mikroskil.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori